Video Mengesankan: Israel mengungkapkan meriam laser yang menjatuhkan rudal hanya dengan US$ 2

Iron Beam. Foto: Rafael
Iron Beam. Foto: Rafael

Israel mengumumkan bahwa mereka sedang menyelesaikan tahap pengujian Iron Beam, sistem pertahanan laser yang menjanjikan perubahan radikal dalam cara menghadapi ancaman udara, seperti mortir, howitzer, drone, dan bahkan rudal jelajah yang diluncurkan oleh kelompok teroris.

Proyek ini, yang kini memasuki tahap implementasi, telah secara resmi diberi nama “Or Eitan” untuk menghormati seorang prajurit Israel yang gugur dalam pertempuran di Lebanon selatan, yang ayahnya adalah salah satu penggagas sistem ini.

Pertahanan berbiaya rendah dan efisiensi tinggi

Iron Beam. Foto: Rafael
Iron Beam. Foto: Rafael

Berbeda dengan Iron Dome, yang bergantung pada rudal pencegat seharga sekitar US$ 50.000 per unit, setiap tembakan Iron Beam hanya akan menelan biaya kurang dari US$ 2, menjadikannya solusi yang jauh lebih ekonomis.

Selain itu, sementara Iron Dome harus diisi ulang setelah rudalnya habis, sistem laser baru ini mampu melakukan ribuan tembakan berturut-turut, memberikan perlindungan berkelanjutan terhadap serangan besar-besaran dan berkepanjangan.

Ketersediaan operasional

Iron Beam. Foto: Rafael
Iron Beam. Foto: Rafael

Pihak berwenang Israel telah mengonfirmasi bahwa Iron Beam/Or Eitan akan mulai beroperasi dan diterapkan pada akhir tahun ini. Pengumuman ini menegaskan strategi Israel dalam berinvestasi pada teknologi pertahanan mutakhir untuk menghadapi ancaman asimetris, mengurangi biaya, dan memastikan ketahanan yang lebih besar dalam situasi konflik.

Dengan inovasi ini, Israel berupaya memperkuat posisinya sebagai pelopor global dalam sistem pertahanan udara berbasis laser, sekaligus menghormati salah satu prajuritnya dan meningkatkan kapasitas perlindungan terhadap serangan saturasi.

Sumber dan gambar: Rafael

Back to top